Bilangan Prima dan Bilangan Komposit

Kenali bilangan prima dan bilangan komposit untuk memudahkan pemecahan masalah FPB dan KPK

Faktor Suatu Bilangan

Memahami bahwa suatu bilangan terdiri dari faktor-faktor yang berbeda

Faktor Persekutuan dan Kelipatan Persekutuan

Menemukan Faktor Persekutuan dan Kelipatan Persekutuan adalah pemahaman dasar dari FPB dan KPK

Faktorisasi Prima

Memahami cara-cara untuk menemukan faktor prima pada bilangan komposit

FPB dan KPK dari 2 Bilangan

Menguasai cara-cara menemukan FPB dan KPK dari 2 bilangan dengan berbagai teknik dengan mudah

FPB dan KPK dari 3 Bilangan

Menguasai cara-cara menemukan FPB dan KPK dari 3 bilangan dengan berbagai teknik dengan mudah

FPB dalam Soal Cerita

Belajar mengenali ciri khas soal cerita yang berhubungan dengan FPB dan KPK

KPK dalam Soal Cerita

Belajar mengenali ciri khas soal cerita yang berhubungan dengan KPK

Tampilkan postingan dengan label fpb dalam soal cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fpb dalam soal cerita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Oktober 2016

FPB dalam Soal Cerita




FPB dalam Soal Cerita


A.    Karakteristik FPB
Nah, urusan FPB tentu kalian telah memahami karakteristik dari FPB yaitu:
1.      Bilangan FPB pasti lebih kecil atau paling tidak sama dengan bilangan terkecil dari bilangan bilangan yang dicari FPBnya. Dari pada pusing begini maksudnya

Contoh pertama :  tentukan FPB dari 12, 18 dan 24 jawabannya adalah 6

Dari contoh tersebut jelas bahwa FPB itu nilainya lebih kecil dari 12, 18, 24.

Contoh yang kedua: tentukan FPB dari 12 dan 36

Tanpa repot repot mencari faktorisasi prima dan persekutuannya karena hanya dua bilangan maka dapat langsung ditebak bahwa FPBnya adalah 12.

Lho kok gtu? Ya iya dong, karena 36 habis dibagi 12.

Dari contoh kedua jelas bahwa FPB nilainya sama dengan bilangan terkecil 12 pada soal.

2.      FPB itu sifatnya dapat membagi habis bilangan pada soal yang dicari FPBnya.
Nah sebagaimana contoh di atas,
a.       Bilangan pada soal adalah 12, 18, dan 24 sedangkan jawaban atau FPBnya adalah 6.
Wal hasil 6 bisa membagi habis 12, 18, dan 24
b.      Bilangan pada soal kedua adalah 12 dan 36, dan jawaban atas FPBnya adalah 12.
Sudah pasti 12 dapat membagi habis 12 dan 36.

B.     Mengenali ciri-ciri soal serita yang berhubungan dengan FPB.
Sebelum membaca soal cerita tentang FPB, pertanyaan tentang FPB biasanya soal setelah membaca coal cerita FPB, seolah-olah kita diminta untuk membagi dan sering kali ada kata-kata seperti berikut ini:
1.      Berapa paket/kardus/plastik/kresek/kalung/karung paling banyak yang dapat dibuat dari bahan bahan tersebut?
(pertanyaan ini jawabannya adalah FPBnya)
2.      Berapa jumlah buah/kelereng/manik-manik/jagung/mie dalam tiap kemasan?
(Jawaban pertanyaan itu adalah tiap-tiap bilangan pada soal dibagi dengan FPB.)

C.    Soal FPB
1.      Mukidi memiliki 24 sabun mandi, 36 sikat gigi, dan 48 pasta gigi. Dia ingin membuat paket sebanyak-banyaknya dari ketiga barang tersebut dengan jumlah barang yang sama banyak pada tiap paketnya. Bantulah Mukidi untuk menentukan:
a.       Berapa paket paling banyak yang dapat dibuat Mukidi?
b.      Berapa banyak sabun mandi, sikat gigi, dan pasta gigi yang harus dimasukkan dalam tiap paket?

Jawab:
Pertanyaan butir (a) meminta FPB, butir (b) masing-masing barang dibagi FPB, beres!
Langsung saja Cekidot!
Dalam soal ini saya menggunakan teknik tabel faktorisasi yang sudah dimodifikasi sendiri, kalau kalian mau cara yang lain silahkan saja, no problem. Yuk, sama-sama kita pecahkan masalahnya!

Caranya, untuk model tabel berikut ini, pilihlah bilangan yang dapat membagi habis bilangan soal, sampai hasil pembagian bilangan soal menghasilkan bilangan prima. Simak baik-baik!
 


  


Untuk jawaban pertanyaan butir (a), paket terbanyak yang dapat dibuat sejumlah 2 x 2 x 3 = 12 paket (FPB)

Sedangkan jawaban butir (b), tinggal tulis saja bilangan hasil pembagian terakhir pada kolom bolangan soal: sabun mandi 2, sikat gigi 3, dan pasta gigi 4


Beres sudah. Satu kali pekerjaan 2 masalah selesai!